FAP Agri beroperasi di Propinsi Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur dengan tanah yang subur dan kondisi iklim yang mendukung bagi pertumbuhan kelapa sawit. Dalam kegiatan pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit, FAP Agri mengedepankan kelestarian lingkungan dan kepedulian sosial. Proses pembukaan lahan menggunakan sistem mekanis dan perusahaan menerapkan zero burning policy. FAP Agri juga mengalokasikan sebagian lahannya sebagai areal konservasi untuk pelestarian flora dan fauna. Saat ini FAP Agri mengelola lebih dari 70.000 hektar kebun inti dan plasma.

Dengan penanaman bibit sawit dari varietas terbaik dan rotasi perawatan kelapa sawit yang konsisten, maka panen Tandan Buah Segar (TBS) dapat dilakukan kurang dari 36 bulan setelah penanaman. Secara bertahap pembangungan Pabrik Kelapa Sawit dilakukan ketika areal tanaman menghasilkan telah mencapai luas minimum 6.000 hektar atau potensi TBS mencapai 400 ton per hari. Pada umur tanaman mencapai 15 tahun, diperkirakan hasil panen akan berangsur-angsur menurun sampai umur tanaman mencapai 25 tahun dan dilanjutkan proses replanting.

Selain membangun kebun inti, FAP Agri juga membangun kebun Plasma dengan sistem kerjasama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan. Pembangungan kebun plasma dilakukan secara bertahap bersamaan dengan pembangungan kebun inti dengan kualitas dan manajemen perawatan yang sama. Selain kebun plasma, FAP Agri juga turut berpartisipasi dalam pengembangan masyarakat melalui program CSR terutama dalam bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur.